Burung Anda Belum Mau Makan Voer? Coba cara ini!

Memberi makan burung atau hewan peliharaan kesayangan kita sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan, jangan sampai hanya sekedar suka memeliharanya saja, tapi malas atau enggan memberinya makan, lebih baik diberikan ke orang atau dilepasin daripada membiarkannya dalam keadaan lapar. Hewan liar dalam hal ini burung yang baru ditangkap dari alam, jika dipelihara di rumah resiko kemungkinan mati karena faktor makanan biasanya cukup besar disamping karena burung stress. Bagaimana caranya agar burung liar yang kita pelihara tidak mati? salah satunya adalah dengan memberinya makan :D :D Kita juga harus bisa membedakan mana jenis burung pemakan serangga, pemakan buah, pemakan biji-bijian atau pemakan segala. Untuk tahap awal agar burung bisa bertahan hidup ketika kita pelihara adalah dengan memberinya makan seperti apa yang dimakan di alam, untuk kemudian hari agar lebih mudah dan praktis adalah dengan memberinya makan voer. Burung Anda belum Mau Makan Voer? berikut saya akan berbagi tips agar burung cepat makan voer kasar.

Berat rasanya jika burung yang kita pelihara tidak mau makan voer, khususnya untuk burung pemakan serangga, apalagi jika kadang-kadang kita meninggalkannya untuk beberapa hari, sangat repot jika harus memberinya stok makanan seperti apa yang dimakannya di alam seperti jangkrik atau ulat, apalagi untuk porsi dua atau tiga hari misalnya, pasti sangat tidak mungkin bisa.

seberapapun banyaknya jumlah jangkrik atau ulat yang diletakan ditempat makan,

Cara Menjinakan Burung Liar dengan Terapi Lapar

Seperti yang pernah saya ungkapkan pada postingan sebelum-sebelumnya, memelihara burung memang mengasyikan terutama bagi mereka yang memiliki hobi burung, kita bisa merawat burung mulai dari kecil hingga besar, mulai dari belum bisa berkicau sampai bisa berkicau dengan baik dan memiliki suara masteran yang komplit, memiliki bulu rusak dan dekil menjadi indah dan rapi, atau dari mulai burung yang giras menjadi jinak dan tidak takut lagi ketika kita dekati. Suatu kepuasan tersendiri jika kita berhasil merawat burung kesukaan kita dengan baik. Pada postingan kali ini saya akan berbagi trik atau cara untuk menjinakan burung liar.

Sekitar awal bulan Juli ini saya mengadopsi seekor burung Kipas / srikatan di sebuah kios burung kecil,

Jaguar Cichlid "Predator Eksotis", Cocok Untuk Mengisi Aquarium Anda

Ikan Buldoser biasa kami menyebut nama ikan ini, bukan nama aslinya hanya asal saja memberi nama :) seperti yang pernah saya tulis di sini ketika mencari identitas dan kesamaan atau pembanding ikan ini. Sekitar awal tahun 2006 ketika saya baru pindah tempat tinggal di daerah dekat lokasi danau tersebut, ikan ini sudah sering menggondol umpan ketika saya memancing, baik itu mancing siang atau malam hari. Jaguar Cichlid rupanya nama asli ikan ini, Ikan Predator air tawar bermulut lebar :D eksotis mirip ikan louhan, cocok dipelihara di aquarium. Belum lama saya mengetahui nama asli ikan ini, baru Pertengahan bulan Mei kemarin dapat bocoran namanya dari komentar yang masuk ketika saya mengupload sebuah video memancing dan strike ikan ini, padahal sudah sejak lama saya googling mencari identitas nama aslinya, tapi karena keyword tidak pernah cocok jadi ga pernah nongol data identitas ikan ini :D.

Jaguar Cichlid selain dijadikan sebagai

Burung Pleci Buka Paruh di Kandang Koloni

Memiliki burung Pleci atau burung kaca mata yang sudah buka paruh memang menjadi impian banyak penghobi burung, khususnya penggemar burung Pleci atau burung Kacamata. Buka Paruh adalah istilah yang sering digunakan ketika seekor burung pleci sudah berada di "puncak keistimewaannya" yakni mampu mengeluarkan suara kicauannya sambil membuka paruh, jika diistilahkan dengan bahasa manusia, mungkin bisa disamakan dengan istilah sudah bisa menjerit atau sudah bisa berteriak :D tapi tentunya teriakan yang mempunyai susunan nada teratur dan harmonis :D atau jika dalam dunia tarik suara, mungkin bisa diartikan kalau dia sudah mampu bernyanyi dengan suara lantang dan bulat, tidak nggrenyem :D :D

Ada lebih dari 30.000 pengunjung yang mampir melihat ketika saya meng upload sebuah video berjudul "Pleci buka paruh @kandang koloni" sebagian dari mereka mungkin mengira buka paruh yang dimaksud adalah buka paruh sambil berkicau, padahal buka paruh yang saya maksud dalam video adalah buka paruh yang biasa dilakukan oleh unggas atau dalam hal ini burung sebagai bentuk penyesuaian diri terhadap suhu panas di luar tubuh, agar suhu tubuh tetap stabil, karena kebetulan kandang koloni pleciku sebagian terkena cahaya matahari secara langsung, jadi mereka beramai-ramai saling buka paruh untuk menstabilkan suhu tubuh mereka. Ternyata banyak yang terjebak dengan kata-kata buka paruh :D..

Hal tersebut menurut saya adalah bukti bahwa banyak penghobi burung pleci yang penasaran dengan kicauan burung pleci yang sudah buka paruh, dan saya yakin mereka sama seperti saya yakni menginginkan plecinya mampu berkicau sambil buka paruh :)

Berikut beberapa hal yang yang bisa kita lakukan untuk melatih burung pleci kita agar mampu berkicau sambil buka paruh :

1. Melakukan treatmen untuk bunyi dengan memperdengarkan gemericik suara air, boleh dilakukan di kamar mandi sambil isi bak mandi :) saya pernah berbagi pengalaman di sini.

2. Melakukan pengembunan , yakni mengeluarkan burung di luar ruangan pada pagi hari, subuh atau sekitar jam 5 pagi sampai matahari pagi mulai bersinar. digantang di ranting pohon lebih disarankan.

3. Stop pemberian buah, dan hanya memberikan Extra Fooding berupa kroto atau ulat kandang

4. Memberikan minuman tambahan madu mix beberapa tetes vitamin burung atau suplemen penggacor burung ebo* j*s atau metaboli***

5. Mandi pagi dan jemur

Cara tersebut sudah saya lakukan untuk treatmen buka paruh, dan berhasil untuk burung pleciku. tapi dengan catatan dilakukan untuk burung pleci yang sudah bunyi bukan burung pleci bahan. Kalau burung pleci bahan bisa dilakukan cara nomor 1 untuk terapi cepat bunyi

Dibalik Sisik Keras Ikan Betok atau Betik

Betok atau ada juga yang menyebutnya Bethik atau pepuyu ( Anabas testudineus - Bloch, 1792) adalah salah satu jenis ikan yang hidup di perairan tawar ataupun payau, sering terdapat di sungai, danau maupun rawa-rawa, hidup bergerombol dan suka bersembunyi. Dikenal juga dengan istilah climbing gouramy atau climbing perch karena kemampuannya memanjat ke daratan. Berbeda dengan jenis ikan lain, ketika tertangkap, didaratan ikan betok jarang bergerak menggelepar tapi cenderung bergerak merayap dengan cepat. Kepala agak besar bersisik keras dan kaku, ketika dipegang ikan ini akan mengaktifkan bagian pertahanan dirinya yakni sirip duri punggung atas, sirip duri perut,dan penutup insang yang bergerigi, jika tidak hati-hati maka siap-siap tangan kita terluka. Namun dibalik sisik keras ikan betok atau Betik ini, tersimpan rasa daging yang gurih dan enak, rasanya beda dengan ikan air tawar yang lain. Jika saya disuruh memilih antara ikan mujaer, gurameh atau betok, maka saya akan memilih ikan betok.

Selain rasa dagingnya yang enak,

Love Bird ASI Eksklusif, Mencetak Juara dan Menekan Angka Kelahiran

Love Bird ASI Eksklusif yang saya maksud disini yakni anakan love bird yang dibesarkan dengan sistem alami, yaitu dengan membiarkan indukan love bird mengasuh dan membesarkan anaknya sendiri sampai disapih atau keluar glodok dan bisa makan milet sendiri. Saya memilih membiarkan Induk love bird membesarkan sendiri anaknya karena untuk menekan angka kelahiran baru :D kenapa?? tentunya karena beberapa alasan :) dan berikut akan saya sharingkan beberapa alasan kenapa saya tidak mengambil alih peran Indukan, justru membiarkan indukan meloloh anaknya sendiri.

Hal pertama yang saya perhatikan yakni anakan Love bird yang di asuh oleh induknya mengalami pertumbuhan yang lebih cepat, sehat dan lincah dibanding jika kita mengambilnya dan melolohnya sendiri. Hal ini terjadi karena kita tidak melakukan beberapa hal penting seperti yang dilakukan oleh Induk Love bird.

Pura-pura Nangkap kodok untuk menutupi malu :D

Mentari pagi beri salam lagi, Suara burung ku sambut hari berganti.... Bob marley masih bernyanyi, don't worry you yeah.... Jalani semua dengan apa adanya, Biarlah waktu bicara bawa takdirnya.. Yo kita lapangkan dada... Don't worry you yeah…. Begitu sedikit cuplikan lirik lagu yang saya dengarkan menggunakan headset sepanjang jalan menuju spot memancing, minggu pagi yang cerah ketika matahari masih merah bulat belum bercahaya. Seperti tak ada bosannya lagu itu aku putar ulang otomatis sampai beberapa kali, lagu tersebut baru aku hentikan ketika tiba di areal persawahan, karena tidak ingin kehilangan moment indah suara alam.

Motor kupacu perlahan melewati jalan cor berliku yang membelah hamparan sawah menjadi dua bagian tidak simetris. Kaki sesekali turun dari postep manakala ban motor sedikit tergelincir diantara kumpulan kerikil yang sudah memisahkan diri dari semen cor-coran. kadang harus berhenti sebentar dan sedikit

Cintaku Bersemi di Balik Jeruji Kandang #part 10

Ketika Sogon membuka matanya, ia justru melihat Kacer mulai sadarkan diri, berusaha bangun dan menyandarkan tubuhnya ke rimbunan daun yang t...