Cara Mengkilapkan Sepeda Kuno

Efek dari pandemi covid-19 di dunia dan di Indonesia khususnya memang begitu nyata terlihat, hampir semua lini kehidupan terdampak oleh wabah virus ini, banyak hal yang jarang dilakukan oleh orang-orang sebelumnya, karena wabah pandemi covid-19 jadi sering dilakukan, seperti rajin cuci tangan, rajin mandi, jaga jarak dengan orang lain, dan bersepeda :D saya tidak akan membahas tentang dampak covid ke lini kehidupan lain, sektor ekonomi atau yg lain misalnya, tapi saya akan menyoroti kebiasaan baru yang muncul gegara wabah pandemi ini, yakni BERSEPEDA. Pada postingan kali ini saya akan membagikan tips ringan tentang cara mengkilapkan sepeda kuno, dalam hal ini sepeda Onthel.

Seperti yang sudah saya singgung di awal, efek pandemi memang benar-benar dahsyat, banyak kebiasaan baru tercipta atau terbentuk gara-gara wabah ini. Bersepeda sepertinya beberapa bulan ini masuk dalam kebiasaan baru kedua setelah kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Saya sempat memperhatikan yang terjadi di sekitar tempat tinggal, dulu sebelum pandemi ini muncul, yang biasa bersepeda atau yang senang bersepeda sepertinya hanya saya dan beberapa orang saja yakni anak-anak dan orang yang memang "mengidap" hobi ini dari dulu :D

Orang yang mungkin jarang bersepeda, mendadak ikut "Gila" bersepeda, Banyak sepeda-sepeda baru berkeliaran di jalanan komplek, tiap pagi dan sore dan bahkan malam pada heboh bersepeda, sempat agak membuat ribet pejalan kaki dan pengendara mobil atau motor, karena volume pesepeda mulai padat di jalan, apalagi ketika weekend.

Saya tidak menyalahkan pesepeda karena memang mereka tidak bersalah :D :D yang salah adalah deman sepeda, entahlah.. saya masih heran, ada apa dengan sepeda? sampai harga termahal dari salah satu jenis sepeda laris terjual di negri +62 ini.

Demam Mendadak Suka Bersepeda berhasil mempengaruhi kebiasaan baru banyak orang, termasuk di keluarga saya :D kami pun ikut terkena dampak dari Demam Mendadak Suka Bersepeda ini, beruntung kami memiliki beberapa sepeda sebelum pandemi Demam Mendadak Suka Bersepeda ini muncul, jadi kami tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk pengadaan sepeda baru, paling hanya pengadaan untuk beberapa onderdil yang perlu di update.

Hampir lupa dengan judul postingan kali ini :D :D baiklah, saya akan coba membagikan tips ringan seputar perawatan sepeda klasik, Onthel khususnya.

Sepeda Onthel yang saya idam-idamkan dari dulu, akhirnya kesampaian juga. Sepeda Onthel merk Simplex warna coklat akhirnya sampai juga ke rumah setelah 5 hari melakukan perjalanan via POS Indonesia dari Klaten - Jawa Tengah menuju ke Bogor, tempat tinggal saya.

Sepeda Onthel Simplex Amsterdam dengan nomor seri 241XXX, setelah saya cek di database web Onthelis Indonesia, ternyata diproduksi tahun 1937, sempat wow ketika mengetahui tahun produksinya. tua banget :D

Walaupun tidak full ori, tapi agar terlihat tetap menawan, bersih dan mengkilap, saya menggunakan semir sepatu untuk melapisi bodi sepeda agar tidak mudah berkarat dan tetap mengkilap.

Caranya poles semua bagian bodi sepeda (frame) atau bagian-bagian lain yang warnanya senada dengan semir sepatu sesuai warna sepeda, jemur atau diamkan beberapa saat, untuk kemudian gosok dengan kain bersih.. dijamin semakin mengkilap, bersih dan kinclong. Cara ini bisa dilakukan seminggu sekali atau dua kali sesuai kebutuhan.

Tips ini saya dapatkan dari pemilik sepeda Onthel ini sebelumnya, saya coba dan ternyata terbukti.. Berikut video sederhana bagaimana cara saya memoles, bisa dilihat hasilnya :D



Terima kasih sudah berkunjung.. Salam sehat dalam persaudaraan.

Burung TerNDABLEG sedunia, Coba Tebak Burung apa ini?

Tidur merupakan kebutuhan semua makhluk hidup, tidak terkecuali burung. Tapi tidak semua jenis burung tidur dengan posisi atau bentuk seperti berikut, badan membulat dengan bulu mengembang dan kepala disembunyikan diantara ketek. Dari beberapa jenis burung yang saya pelihara, sepertinya cuma burung ini yang paling ndableg ketika tidur, di obrek obrek kandangnya tetep saja ngorok mbiler :D, ayo coba tebak burung apa ini?? hehe



Tujuan dari posisi tidur seperti gambar di atas tidak lain adalah bentuk pertahanan diri untuk melindungi dari gigitan serangga/nyamuk atau hembusan hawa dingin.

Pernah sekali lihat, ketika mancing malam hari, sambil nunggu kail disambar ikan, iseng-iseng saya senteri pohon-pohon dan semak-semak di sekitar danau.

Banyak burung yang sering saya temui, seperti kutilang, ciblek gunung, burung sogok ontong, korlap, prenjak, dan juga burung yang posisi tidurnya seperti gambar di atas.

Dari beberapa jenis burung yang saya temui, hanya burung ini yang posisi tidurnya aneh :D berbeda dari jenis burung lain yang saya temui, walaupun sama-sama mengembangkan bulunya, hanya saja yang ini nampak membulat seperti bola tenis.

Prenjak, Sogok ontong dan korlap agak mirip, hanya saja kepala tetap menghadap ke depan, mungkin karena paruhnya kepanjangan kali :D, jadi ribet kalau harus diumpetin di bawah ketek :D lokasi tidurnya juga di dahan tidak terlalu tinggi.

Burung prenjak dan cigun malah kadang pernah saya temui tidur di sela-sela rimbunan daun gotong royong yang menjulur ke danau.

Jika kalian ingin menangkap burung pada malam hari, cara yang paling mudah agar burung bisa tertangkap tanpa melukai adalah dengan menggunakan pulut atau lem.

Kita bisa memanfaatkan joran tegek, agar memudahkan ketika membawa berkeliling, karena joran tegek bisa di ulur untuk menyesuaikan panjangnya, ujung joran tegek kita beri pulut atau jika tidak ada bisa memakai lem tikus.

Jika target sudah terlihat, kita bisa menempelkan ujung joran tegek yang sudah diberi pulut atau lem ke tubuh atau sayap burung, dijamin nempel tuh burung :D

Porsi lem atau pulut disesuaikan dengan besar burung, jika burungnya agak besar seperti burung pentet atau terucuk, maka porsi lem diperbanyak.

Saya pernah mencoba menangkap anak burung celepuk, tapi gagal :D ketika burung sudah menempel di ujung joran, ternyata induk burung celepuknya langsung ngamuk menyambar-nyambar ketika saya hendak meraih anak burung tersebut, karena merinding akhirnya saya lepasin :D

Cara ini sudah sering saya lakukan, dan 90% berhasil, kegagalan dari cara ini biasanya karena ujung lem menempel di daun atau di ranting di dekat posisi burung tidur, jadi ketika joran ditarik untuk melepaskan lem dari daun atau ranting, kondisi tersebut membangunkan burung dari tidurnya, terkadang burung jadi langsung terbang.

Cintaku Bersemi di Balik Jeruji Kandang #part 10

Ketika Sogon membuka matanya, ia justru melihat Kacer mulai sadarkan diri, berusaha bangun dan menyandarkan tubuhnya ke rimbunan daun yang t...