Cintaku Bersemi di Balik Jeruji Kandang #part 10

Ketika Sogon membuka matanya, ia justru melihat Kacer mulai sadarkan diri, berusaha bangun dan menyandarkan tubuhnya ke rimbunan daun yang tebal. "syukurlah, akhirnya kamu sadar juga " Sogon tersenyum melihat sahabat barunya sudah siuman. "Mungkin ini terakhir kalinya aku melihatmu, semoga keadaanmu segera membaik agar bisa segera menyelamatkan diri"

Sementara itu mata merah dengan gigi tajam sudah dalam posisi menyerang, mungkin hanya hitungan detik, tamatlah sudah hidup sogon, terlihat jelas mahluk itu bergerak dan mengayunkan kepalanya menyambar ke arah tubuh Sogon.

Namun belum sampai kepala itu menyambar dan menyentuh tubuh Sogon, tiba-tiba sogon melihat ada seperti cahaya kuning melesat dan menghantam kepala mahluk hijau.. sebelum akhirnya....

.............................Cerita sebelumnya bisa dibaca di sini .......................

Pyarrrr... benda yang melesat seperti cahaya itu meledak tepat di mulut mahluk hijau, menimbulkan percikan warna-warni seperti

Srigunting Bukit si Ekor Krantil Yang Susah makan Voer

Srigunting Bukit atau srigunting gunung ada juga yang menyebutnya Srikantil, merupakan burung pemakan serangga yang memiliki volume suara kicauan yang keras dan merdu. Namun dari sekian jenis burung muda hutan yang sudah pernah saya pelihara termasuk srigunting kelabu, burung srigunting bukit/gunung/srikantil inilah yang paling sulit untuk makan voer, padahal saya mengadopsinya dari muda hutan. Berbagai tips dan trik sudah saya coba, termasuk trik yang sering saya gunakan untuk mengevoerkan burung-burung sebelumnya, tapi semua jurus belum juga berhasil  begitu syuliiiiiit.

Burung Srigunting bukit/krantil ini saya adopsi 3 bulan yang lalu, dan sampai postingan ini terbit

Cintaku Bersemi di Balik Jeruji Kandang #Part 9

Tubuhnya yang mungil melompat lincah berpindah-pindah dari ranting ke ranting, mendekat dan kadang menjauh dari tubuh mahluk hijau. berusaha keras mengalihkan perhatiannya.

Usaha sogon ternyata tidak sia-sia, mahluk hijau mulai merasa terganggu dengan gerakan dan teriakan Sogon, dan secara tiba-tiba berbalik menyerang Sogon.

Satu sambaran cepat seperti iron hook mengarah ke tubuh mungil sogon, Jika tidak ada ranting kayu yang bergerak terkena hembusan angin, tubuh mungil sogon pasti akan dengan mudah tersangkut di sela-sela mulut mahluk hijau, beruntung sambaran itu hanya mengenai batang ranting yang tergeser tertiup angin. Sogon menjadi lebih berhati-hati dan mulai menyusun strategi penyerangan baru.

..........................cerita sebelumnya ada di sini ..........................

Sejenak Sogon menghentikan penyerangannya, melompat dan hinggap di atas ranting agak jauh di depan mahluk hijau, tubuh mungil sogon bergetar ketika

Cintaku bersemi di balik Jeruji Kandang #Part 8

"Sial ada yang lihat gw nyungsep!!" gumam sogon dalam hati, kemudian dia melihat sekeliling, sebelum akhirnya pandangannya berhenti ke arah tempat kacer berdiri. Sogon agak gugup dan kaget karena belum pernah melihat burung seperti ini di lingkungannya. "Jangan-jangan dia burung predator, mati gw kalo beneran iya"

Untuk menutupi rasa takut, sogon memberanikan diri bertanya  "Lu yang ngetawain gue?!" tanya sogon dengan nada bertanya tapi berteriak dengan harapan agar si kacer takut dan segan dengan dirinya.

Kacer kemudian melompat mendekat ke arah sogon.

"STOP!!" Awas!! berani mendekat mati kamu!!" sogon berteriak melarang kacer mendekat

Kacer berhenti, kemudian tersenyum ramah, berusaha menunjukan kalau dia bukan jenis burung

Cintaku bersemi di balik Jeruji Kandang #Part 7

"Tenang Ragil, kita akan baik-baik saja " teriak sulung menenangkan adik-adiknya, padahal dalam hatinya memiliki kekawatiran yang sama

Beberapa waktu tergantung, tiba-tiba mereka seperti terayun dengan sangat kuat, tubuh tergoncang seperti terombang ambing, sebelum akhirnya mereka tak berkutik ketika di cengkeram oleh mahluk itu

Tamat riwayat kita kak!! teriak Kacer

sulung hanya terdiam dan menatap kedua adiknya dengan perasaan sedih

cerita sebelumnya bisa dibaca di sini .............................................

Mata kacer tiba-tiba terbelalak ketika

Moment Langka!! Ternyata begini Kicau Emprit Bondol Liar

Seperti yang kita ketahui sekarang, beberapa waktu belakangan ini burung emprit khususnya dari jenis emprit bondol atau emprit kaji mulai digemari oleh para kicau mania. Banyak dari para penghobi burung yang mencoba memelihara jenis burung ini untuk dilatih berkicau bak seekor kenari. tak hanya itu, burung emprit kaji juga ternyata bisa menirukan suara kicau burung prenjak dan ciblek. berikut moment langka ketika saya hendak memetik cabai di kebun belakang rumah kosong, ternyata ada seekor pejantan liar sedang mengangkut sarang, sambil berkicau, ternyata begini kicau alam burung emprit bondol liar :).

Seperti yang saya tulis sebelumnya tentang cara membedakan jantan dan betina

Cara Ini Cocok Dilakukan Untuk Mencari Uang Tambahan dari Internet dimasa Pandemi, Terbukti Membayar

Halo sahabat kicau menua dan mancing menua :) salam sehat dan sukses selalu untuk kita semua. Mari kita menua bersama dalam satu hobi :D. Pada postingan kali ini NdobolPos akan berbagi cara mudah untuk mencari uang tambahan atau penghasilan tambahan dari internet. Cara Ini Cocok Dilakukan Untuk kita mencari tambahan penghasilan dari Internet dimasa Pandemi, Dijamin Terbukti Membayar.

Caranya cukup mudah yang penting kita niat, serius, tekun dan memiliki HP atau Komputer yang terhubung dengan internet.

Kenapa saya bilang yang penting kita niat, harus serius dan tekun? Walaupun caranya sangat mudah tapi

Nasib si Belut Malam, Sudah kecantol kail masih dikentutin :D

Mancing belut itu Yahud banget tarikannya!! seperti tarik tambang!! apalagi jika sudah kecantol kail, belutnya malah dikentutin :D :D dijamin auto ngakak!! seperti yang saya alami ketika mancing belut malam hari di selokan dekat rumah bareng si kecil.

Mancing belut bisa dilakukan di pagi hari, sore, atau bahkan malam hari, tergantung dari kapan sempatnya kita :D, karena di waktu-waktu inilah belut cenderung lapar. Untuk spot mancing bisa di persawahan, kalen sawah atau di pinggiran sungai, bahkan di selokan dekat rumah, seperti yang saya lakukan, tapi perlu diingat lho ya, tidak semua selokan air dekat rumah itu ada belutnya :D, tergantung dari histori awal tempat tersebut.

Selokan perumahan di Tempat tinggal saya banyak belutnya karena

Cintaku bersemi di balik Jeruji Kandang #Part 6

"Sepertinya aku akan seperti cerucuk.. terbaring kaku di bawah tempat makanku" begitu gumam kacer dalam hati sesaat sebelum terjadi goncangan hebat.

Tubuh Kacer terpental menabrak jeruji kandang, tidak hanya basah, hampir seluruh tubuhnya kotor terkena makanan yang mulai melar dan mencair. Tubuhnya sudah mulai kaku, lidah seperti terkunci tidak bisa berteriak, hanya merintih dengan suara lirih.

Belum sempat mengatur posisi berdiri karena goncangan, tiba-tiba kacer merasa seluruh isi perut seperti bergerak dengan cepat naik ke dada dan seperti hilang keseimbangan, Kacer merasakan tubuhnya tertarik ke atas, susah payah dia mempertahankan posisi berdirinya dengan mencengkeramkan jari kuat-kuat. sebelum akhirnya, benturan dahsyat terjadi.

Kembali tubuh Kacer terpental melewati jeruji kandang yang hancur lalu mendarat empuk di atas rumput gajah gondrong.

Bertahun-tahun sejak dia masuk ke dalam kandang dan menjadi burung rumahan, dia tidak pernah merasakan belaian lembut rerumputan.

Seperti masuk ke lorong waktu, pikiran Kacer tiba-tiba melayang jauh

Untung Tidak Copot, Mancing Wader Malah Dapat si Kumis Berlendir

Untung Tidak Copot, Mancing Wader Malah Dapatnya si Kumis Berlendir 😁 Sebenarnya ini cerita mancing saya beberapa minggu yang lalu, boleh diintip videonya di chanel youtube Kicau Mancing. Hari itu saya kembali mancing #Wader, Setelah beberapa hari off mancing karena hujan dan sungai banjir terus, kali ini mencoba spot baru yang sejuk dan adem di bawah rimbun rumpun bambu. seperti biasa saya menggunakan kail nomor 1 dengan umpan #cacing, untuk menyaring ikan wader biar yang kena yang Babon saja 😁 tapi diluar dugaan, kail kecil dengan umpan cacing secuil ternyata mampu menarik perhatian si kumis berlendir.

Seperti yang pernah saya ceritakan dalam postingan saya sebelumnya kalau mancing wader itu sensasinya sangat luar biasa, walaupun

Ini yang menyebabkan KUTILANG EMASKU Gacor Ngamuk Malam Hari

Hari ini saya off mancing karena seharian hujan dan sungai banjir, spot mancing tidak bersahabat, jadinya ya cari hiburan lain, akhirnya saya seharian mainan burung 😀 mencoba melakukan ritual penjinakan burung Kutilang emas yang belum lama saya adopsi.

Awal saya mengadopsi burung ini karena kebetulan di rumah ada satu kandang kosong, takut angker jadi ya saya isi dengan burung lagi 😀 burung kutilang emas muda hutan menjadi pilihan saya, sekalian untuk mengisi teras depan rumah.

Burung ini saya adopsi dua mingguan yang lalu dari ombyokan, setelah googling tentang ciri-ciri kutilang emas jantan, saya mencoba praktek langsung dengan melihat ciri-ciri seperti yang dijelaskan.

Tetapi pandangan saya dialihkan oleh

Ilmu KIRA-KIRATOLOGI saja tidak cukup, Gunakan Ini Agar Air Kolam Ikan Kamu Tetap Jernih dan berkualitas baik.

Kolam ikan dengan air jernih itu selain sedap dipandang, ikan yang kita pelihara juga makin sehat, lincah, dan terhindar dari penyakit ataupun jamur apalagi kolam yang kita miliki untuk ikan hias, Koi misalnya, kondisi air tetap jernih sepertinya wajib, maka dari itu penting bagi kita untuk menjaga agar kualitas air tetap baik. Perlu diingat bahwa tidak semua air jernih itu kualitasnya baik untuk ikan di kolam. Untuk menjaga agar air tetap jernih dan bening dan memiliki kualitas yang baik untuk ikan, caranya sangat mudah, Saya hanya menggunakan ini untuk menjaga kualitas air kolam.

Kolam nila merah dan nila mujaer di halaman belakang rumah, walaupun berukuran tidak terlalu lebar ini, tapi mampu menjadi tempat hiburan saya setiap hari :D tempat saya nongkrong sambil ngopi dan udud-udud. betah berlama-lama disitu sambil memperhatikan gerak-gerik ikan.

Memasuki musim hujan, untuk kolam di luar ruangan atau di dalam ruangan tapi untuk tadah air hujan seperti punya saya ini, sudah dipastikan debit air selalu berganti atau bertambah karena terisi air hujan. 

Jika hujan sangat deras, air kolam hampir 100 persen berganti dengan air baru, yakni hujan.

Kita sudah tahu seperti apa air hujan itu, yang jelas jernih dan dingin. Menurut Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, setidaknya kandungan utama yang terdapat pada air hujan adalah uap dan H2O. 

Kandungan ini mendominasi pada air hujan sampai 99,9 persen. Pada air hujan juga terdapat Asam Nitrat yang biasanya juga disebut hujan asam. Hujan asam terjadi karena adanya aktivitas manusia maupun alam yang mengakibatkan pencemaran. Misalnya, cerobong asap dari pabrik dan letusan gunung berapi.

Kandungan Asam Sulfat juga terdapat pada air hujan. Jika kandungan ini berlebihan atau tidak normal, bisa mengakibatkan gangguan pada pernapasan manusia.

Nah, dari situ kita bisa melihat atau mengira-ngira, seperti apa kualitas air hujan di tempat kita. makin banyak cerobong pabrik kemungkinan mempengaruhi kualitas air hujan.

Untuk yang awam seperti saya, alat pengukur pH juga tidak ada, saya hanya mengira-ngira saja kualitas air hujan dengan cara memperhatikan perilaku ikan yang berada dalam kolam tadah air hujan.

Jika setelah hujan reda, ikan nila yang saya pelihara secara bersamaan muncul di permukaan sambil buka mulut mengambil udara di permukaan air ( ngep-ngep :D ), berarti kualitas air buruk, walaupun air jernih sekalipun.

Untuk menstabilkan pH air hujan atau air baru di kolam, setelah ada indikasi ikan selalu muncul di permukaan untuk mengambil udara, hampir rata-rata orang  memberi jawaban "pakai garam " namun tidak ada takaran berapa per berapanya, selalu dijawab, sedikit saja atau kira-kira saja. 

Ini yang menurut saya membingungkan, karena  ilmu kira-kiratologi dalam pemberian garam bisa membahayakan ikan, seperti yang saya alami :D karena ilmu kira-kiratologi saya kurang ampuh saat memberi garam di kolam, alhasil ikan pada blingsatan :D malah muncul masalah baru, tubuh ikan nila seperti berlendir. 

Tiba-tiba setelah sepulang mancing, ide gila muncul untuk memperbaiki kualiatas air hujan yang membuat ikan nila pada baris dipermukaan mengambil udara, walaupun sirkulasi air berjalan terus.

Saya waktu itu berfikir, kenapa ikan di sungai dengan air hujan dan keruh ketika banjir saja tidak ngep-ngep atau muncul di permukaan. kok di kolam yang airnya jernih ikannya ngep-ngep?

Akhirnya saya melakukan uji coba menggunakan sedikit tanah untuk saya masukan ke dalam kolam.

Kolam dengan ukuran PLT 2 x 1,8 x 90 saya beri  tanah liat sebesar setengah bola pingpong. saya bagi dua, saya taruh langsung di kolam dan saya taruh di wadah sirkulasi air.

Alhasil air kolam pun berangsur-angsur jadi keruh :D 

Tapi WAIT... setelah beberapa saat , tidak sampai satu jam dengan sirkulasi air tetap berjalan, ternyata ikan sehat kembali, tidak muncul dipermukaan untuk mengambil udara, tapi kembali lagi ke dasar air.

SAYA TIDAK MEREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA MENCOBANYA, karena lagi-lagi ini juga ilmu Kira-kiratologi :D 

Tapi jika anda ingin bereksperimen menggunakan tanah untuk kolam anda seperti yang saya lakukan, boleh-boleh saja.

Tapi Jangan lupa, Yang terpenting adalah Sirkulasi air. 

KALO YANG INI SILAHKAN DICOBA!!




saya menggunakan pompa air untuk ketinggian 2 meter, saya alirkan ke wadah sirkulasi dari talang plastik yang saya tupup di kedua ujungnya, lalu ujung untuk keluar air saya beri beberapa lobang kecil dibagian bawahnya.

Untuk media filtrasinya saya menggunakan saput saringan aquarium, batu kerikil, arang dan busa spons. dengan posisi meletakannya selang-seling. Batu kerikil dan arang dibagian tengah. 

dengan sirkulasi dan saringan seperti itu, ternyata membuat air kolam tetap jernih dan kualitas air terjaga.

Boleh simak video saya di chanel youtube Kicau Mancing :)




Aquarium Makin Berwarna, Dengan si CERE CETHUL dari GOT || Dijamin INDAH dan Murah Meriah!!

Memelihara ikan di aquarium bagi sebagian orang menjadi hiburan tersendiri, apalagi kondisi saat ini ketika kita dan keluarga lebih banyak #dirumahsaja. memandang aquarium dengan ikan hias sambil ngopi atau tiduran menjadi hiburan alternatif selain gadget dan televisi, apalagi jika ikan hias yang kita pelihara memiliki corak atau warna warni yang cerah. Memelihara ikan itu tak harus ikan yang mahal, ikan CETHUL yang gratis dan biasa dijadikan peyek petho ini pun dijamin membuat aquarium kamu makin berwarna dan asyik dilihat.

Seperti yang saya lakukan kemarin, serokan pertama sekitar 20an ekor, ketika saya masukan ke aquarium ternyata keren.

Karena kurang puas dengan sedikit ikan, akhirnya saya serok kembali sekitar 100 ekor ikan CERE CETHUL jantan di got dan ternyata kemruyuk jauh lebih asyik 😁

Jika ingin mencoba seperti saya, cari yang gratis tapi eksotis, coba Lihat got atau selokan di sekitar tempat tinggal Anda, jika ada ikan kecil ini, segera serok dan pilih yg jantan.

Pindahkan ke aquarium dan lihat hasilnya 🥰 tapi jangan lupa pakai masker ketika kamu ke got/selokan, dan cuci tangan pakai sabun setelahnya.

Ikan Cere Cethol adalah ikan Guppy lokal ada juga yang menyebutnya Guppy Cendolan, dibeberapa daerah di Jawa lebih dikenal dengan nama #cethul , pethul atau petho, ikan kecil yang sering dijadikan sebagai bahan baku peyek pethul yang gurih.

Cethul yang berjenis kelamin jantan memiliki tubuh yang kecil dengan sirip serta sisik yang berwarna warni, untuk yang berjenis kelamin betina memiliki tubuh lebih gendut, sisik tidak berwarna warni.

Cethul hidup berkoloni, di beberapa daerah banyak ditemukan di sungai dan di selokan sawah, di kota-kota besar bahkan banyak ditemukan di Got. Bak mutiara dalam Got, ikan ini sangat bagus jika dipelihara.

Yang hobi pelihara ikan hias kecil, saya merekomendasikan ikan ini sebagai salah satu jenis ikan hias yang bagus untuk dipelihara, apalagi jika dipelihara dalam jumlah banyak, keren bre!! kemruyuk warna warni 😀 murah meriah karena tinggal serok di Got 😀

Berikut tayangan video ikan Cere Cethul ketika dalam Aquarium, dijamin Asyik dilihat!!
Terima kasih sudah mampir dan dukung Chanel ini, salam sehat dalam persaudaraan 🙏

Cara Mengkilapkan Sepeda Kuno

Efek dari pandemi covid-19 di dunia dan di Indonesia khususnya memang begitu nyata terlihat, hampir semua lini kehidupan terdampak oleh wabah virus ini, banyak hal yang jarang dilakukan oleh orang-orang sebelumnya, karena wabah pandemi covid-19 jadi sering dilakukan, seperti rajin cuci tangan, rajin mandi, jaga jarak dengan orang lain, dan bersepeda :D saya tidak akan membahas tentang dampak covid ke lini kehidupan lain, sektor ekonomi atau yg lain misalnya, tapi saya akan menyoroti kebiasaan baru yang muncul gegara wabah pandemi ini, yakni BERSEPEDA. Pada postingan kali ini saya akan membagikan tips ringan tentang cara mengkilapkan sepeda kuno, dalam hal ini sepeda Onthel.

Seperti yang sudah saya singgung di awal, efek pandemi memang benar-benar dahsyat, banyak kebiasaan baru tercipta atau terbentuk gara-gara wabah ini. Bersepeda sepertinya beberapa bulan ini masuk dalam kebiasaan baru kedua setelah kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Saya sempat memperhatikan yang terjadi di sekitar tempat tinggal, dulu sebelum pandemi ini muncul, yang biasa bersepeda atau yang senang bersepeda sepertinya hanya saya dan beberapa orang saja yakni anak-anak dan orang yang memang "mengidap" hobi ini dari dulu :D

Orang yang mungkin jarang bersepeda, mendadak ikut "Gila" bersepeda, Banyak sepeda-sepeda baru berkeliaran di jalanan komplek, tiap pagi dan sore dan bahkan malam pada heboh bersepeda, sempat agak membuat ribet pejalan kaki dan pengendara mobil atau motor, karena volume pesepeda mulai padat di jalan, apalagi ketika weekend.

Saya tidak menyalahkan pesepeda karena memang mereka tidak bersalah :D :D yang salah adalah deman sepeda, entahlah.. saya masih heran, ada apa dengan sepeda? sampai harga termahal dari salah satu jenis sepeda laris terjual di negri +62 ini.

Demam Mendadak Suka Bersepeda berhasil mempengaruhi kebiasaan baru banyak orang, termasuk di keluarga saya :D kami pun ikut terkena dampak dari Demam Mendadak Suka Bersepeda ini, beruntung kami memiliki beberapa sepeda sebelum pandemi Demam Mendadak Suka Bersepeda ini muncul, jadi kami tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk pengadaan sepeda baru, paling hanya pengadaan untuk beberapa onderdil yang perlu di update.

Hampir lupa dengan judul postingan kali ini :D :D baiklah, saya akan coba membagikan tips ringan seputar perawatan sepeda klasik, Onthel khususnya.

Sepeda Onthel yang saya idam-idamkan dari dulu, akhirnya kesampaian juga. Sepeda Onthel merk Simplex warna coklat akhirnya sampai juga ke rumah setelah 5 hari melakukan perjalanan via POS Indonesia dari Klaten - Jawa Tengah menuju ke Bogor, tempat tinggal saya.

Sepeda Onthel Simplex Amsterdam dengan nomor seri 241XXX, setelah saya cek di database web Onthelis Indonesia, ternyata diproduksi tahun 1937, sempat wow ketika mengetahui tahun produksinya. tua banget :D

Walaupun tidak full ori, tapi agar terlihat tetap menawan, bersih dan mengkilap, saya menggunakan semir sepatu untuk melapisi bodi sepeda agar tidak mudah berkarat dan tetap mengkilap.

Caranya poles semua bagian bodi sepeda (frame) atau bagian-bagian lain yang warnanya senada dengan semir sepatu sesuai warna sepeda, jemur atau diamkan beberapa saat, untuk kemudian gosok dengan kain bersih.. dijamin semakin mengkilap, bersih dan kinclong. Cara ini bisa dilakukan seminggu sekali atau dua kali sesuai kebutuhan.

Tips ini saya dapatkan dari pemilik sepeda Onthel ini sebelumnya, saya coba dan ternyata terbukti.. Berikut video sederhana bagaimana cara saya memoles, bisa dilihat hasilnya :D



Terima kasih sudah berkunjung.. Salam sehat dalam persaudaraan.

Burung TerNDABLEG sedunia, Coba Tebak Burung apa ini?

Tidur merupakan kebutuhan semua makhluk hidup, tidak terkecuali burung. Tapi tidak semua jenis burung tidur dengan posisi atau bentuk seperti berikut, badan membulat dengan bulu mengembang dan kepala disembunyikan diantara ketek. Dari beberapa jenis burung yang saya pelihara, sepertinya cuma burung ini yang paling ndableg ketika tidur, di obrek obrek kandangnya tetep saja ngorok mbiler :D, ayo coba tebak burung apa ini?? hehe



Tujuan dari posisi tidur seperti gambar di atas tidak lain adalah bentuk pertahanan diri untuk melindungi dari gigitan serangga/nyamuk atau hembusan hawa dingin.

Pernah sekali lihat, ketika mancing malam hari, sambil nunggu kail disambar ikan, iseng-iseng saya senteri pohon-pohon dan semak-semak di sekitar danau.

Banyak burung yang sering saya temui, seperti kutilang, ciblek gunung, burung sogok ontong, korlap, prenjak, dan juga burung yang posisi tidurnya seperti gambar di atas.

Dari beberapa jenis burung yang saya temui, hanya burung ini yang posisi tidurnya aneh :D berbeda dari jenis burung lain yang saya temui, walaupun sama-sama mengembangkan bulunya, hanya saja yang ini nampak membulat seperti bola tenis.

Prenjak, Sogok ontong dan korlap agak mirip, hanya saja kepala tetap menghadap ke depan, mungkin karena paruhnya kepanjangan kali :D, jadi ribet kalau harus diumpetin di bawah ketek :D lokasi tidurnya juga di dahan tidak terlalu tinggi.

Burung prenjak dan cigun malah kadang pernah saya temui tidur di sela-sela rimbunan daun gotong royong yang menjulur ke danau.

Jika kalian ingin menangkap burung pada malam hari, cara yang paling mudah agar burung bisa tertangkap tanpa melukai adalah dengan menggunakan pulut atau lem.

Kita bisa memanfaatkan joran tegek, agar memudahkan ketika membawa berkeliling, karena joran tegek bisa di ulur untuk menyesuaikan panjangnya, ujung joran tegek kita beri pulut atau jika tidak ada bisa memakai lem tikus.

Jika target sudah terlihat, kita bisa menempelkan ujung joran tegek yang sudah diberi pulut atau lem ke tubuh atau sayap burung, dijamin nempel tuh burung :D

Porsi lem atau pulut disesuaikan dengan besar burung, jika burungnya agak besar seperti burung pentet atau terucuk, maka porsi lem diperbanyak.

Saya pernah mencoba menangkap anak burung celepuk, tapi gagal :D ketika burung sudah menempel di ujung joran, ternyata induk burung celepuknya langsung ngamuk menyambar-nyambar ketika saya hendak meraih anak burung tersebut, karena merinding akhirnya saya lepasin :D

Cara ini sudah sering saya lakukan, dan 90% berhasil, kegagalan dari cara ini biasanya karena ujung lem menempel di daun atau di ranting di dekat posisi burung tidur, jadi ketika joran ditarik untuk melepaskan lem dari daun atau ranting, kondisi tersebut membangunkan burung dari tidurnya, terkadang burung jadi langsung terbang.

Pedess ni Trotolan, Baru Umur 61 Hari Sudah Belajar Ngeplong dan Ngriwik

Senang itu ketika burung klangenan yang kita pelihara sudah ada tanda-tanda mulai berkicau, apalagi untuk burung muda belia, seperti trotolan murai batu yang saya pelihara ini. #Trotolan #MuraiBatu ini merupakan produk kedua, dari 3 kali penetasan, menurut catatan penangkar, hari ini ganjil berusia 61 hari sesuai di akte kenetesan tanggal 22 Mei yang lalu.

Trotolan murai batu ini saya adopsi dari teman seorang penangkar yang sudah beberapa tahun vakum di penangkaran karena kesibukannya, baru setahunan ini mulai mencoba menekuni usaha briding burung kicau disela-sela kesibukannya bekerja.

Murai Batu menjadi pilihan pertama untuk dia tangkarkan, karena menurutnya jenis burung ini sudah mulai susah ditemukan di alam. Jika tidak ada yang menangkarkan bisa-bisa cucu cicit kita hanya mengenal namanya saja "Murai Batu"

Ternyata tangannya adem, dari sepasang murai yang dia pelihara untuk tiga kali penetasan dia berhasil melahirkan generasi baru 12 ekor. cukup wow menurut saya :).

Mari Kita dukung para penangkar dengan cara membeli burung dari hasil penangkaran, dan jangan lupa juga dukung chanel ini dengan cara subcribe dan loncengnya hehe.. Salam seduluran dalam satu hobi!!

Ngewader Memang Asyik

Salam wader mania... Kali ini kicau mancing main cetekan dulu ya :D udah lama ga mancing, sore tadi mlipir ke sungai kecil dekat rumah, nyari ikan wader buat persiapan umpan mancing gabus Bego atau #betutu. Dan ternyata, ngewader itu memang seru dan asyik.

Ikan wader itu ikan kecil yang beraninya keroyokan :D kena pancing ombyok dijamin nyangkut bertubi-tubi.. ombyok memang terbukti yahud!!

Seperti biasa ombyok berisi 4 buah kail kuning nomor satu dengan umpan pelet lele mix pur ayam berhasil menemani waktu luang sore tadi.

Spot tidak terlalu dalam karena beberapa hari tidak hujan, airnya jernih banget jadi setiap pergerakan ikan ketika mengerubuti umpan jelas banget terlihat di mata tapi tidak di kamera HP :D

Satu persatu ikan wader berhasil saya selamatkan dan saya kumpulkan disebuah ember kecil, sengaja saya biarkan hidup, karena akan saya gunakan sebagai umpan mancing ikan gabus bego atau ikan betutu.

walaupun yang nyangkut wader kecil, tapi asyik juga rasanya, karena saya menggunakan tegek custom spesial untuk ikan-ikan kecil.

jadi walaupun sambaran ikan tidak terlalu kuat, bisa berasa seperti strike ikan babon.

mau tau seperti apa keseruan saya mancing wader sore ini, simak video berikut :D

Salam wader mania asyik!!!

Ini Dia Umpan Jitu Betutu XXL, Dijamin strike!!

Betutu atau ada juga yang menyebutnya ikan gabus bego atau beboso, adalah predator air tawar yang memiliki betotan mantafb ketika menyambar umpan, bentuknya jelek tapi dagingnya enak dan nikmat :D selain memiliki nilai ekonomis yang lumayan mahal. Mancing ikan ini tergolong mudah, yang penting di spot ada ikan betutunya :D agar bisa mendapatkan yang ukuran jumbo, kamu harus mengunakan umpan jitu ini.

Seperti yang pernah saya tulis pada postingan saya sebelumnya, jika kamu ingin berburu ikan jenis ini, maka perhatikan juga jam-jam potensial, dimana ikan ini sedang mencari makan.

Betutu atau gabus bego adalah ikan nokturnal, jadi dia lebih aktif di jam malam :D, walaupun siang hari juga kadang ada yang menyambar, namun jika anda ingin diserbu strike oleh ikan jenis ini, maka bisa dicoba mancing pada jam 17.00 - 21.00

Umpan jitu yang saya gunakan selain menggunakan anak ikan mas, Saya juga sering menggunakan umpan ikan-ikan kecil yang saya dapatkan di spot memancing ikan ini, karena gabus bego atau betutu ini sudah terbiasa memangsa ikan-ikan kecil di sekitarnya.

Hari itu, setelah beberapa hari libur mancing karena covid-19, akhirnya saya beranikan diri untuk mancing, tentunya sesuai dengan protokol keamanan covid, yakni memakai masker, sarung tangan dan berbekal hand sanitizer.

Perjalanan hari itu sengaja saya pilih agak jauh sedikit agar tidak melewati keramaian, melintang membelah sawah dan kebun kosong.

Dan ternyata gayung bersambut, sampai di lokasi memancing, spot sepi dari para pemancing, hanya ada dua pemancing jauh di seberang danau.

Sampai di spot favorit, saya langsung keluarkan pancing tegek dengan kail ombyok untuk berburu ikan wader atau ikan rambo, saya selalu menggunakan ikan-ikan ini ketika berburu ikan betutu, dan hasilnya selalu tokcer.

ikan Rambo tidak semua tempat bisa dijumpai, Ikan Rambo dari jenis ikan hias, ga selalu sih, tapi pernah melihat ikan ini di jual di kios ikan hias ketika saya mau membeli ikan mas kecil. ikannya mirip ikan wader pari, cuma agak bermata belo, lebih pipih dan sedikit kaku, aromanya yahud :D amisnya melebihi ikan wader. Ikan ini paling jitu jika digunakan untuk umpan betutu.

Sore itu saya hampir putus asa, karena beberapa kali kail ombyok dengan umpan pelet lele mix pur ayam yang biasa saya gunakan untuk mancing ikan wader tak kunjung disambar ikan.

ikan-ikan kecil yang biasanya kemruyuk kayak cendol setelah saya bom menggunakan adonan pelet lele dan pur ayam. hari itu sepi..

setelah menunggu beberapa saat, akhirnya saya mendapatkan ikan rambo dan wader pari nyangkut sekaligus di pancing ombyok. asyikkk dapet juga umpan mancing betutu, gumam saya dalam hati.

tidak menunggu lama saya langsung menggunakan ikan tersebut sebagai umpan, saya cantolkan di dekat ekor pada dua pancinganku. Baru pluk tiba-tiba langsung jebrettt, betotan kuat terjadi, sempat kewalahan melawan betotan kuat ikan ini, ngamuk tidak brenti-brenti, hampir sampai permukaan, betutu jumbo ini langsung ngamuk lagi merosak ke dalam.

Ajib breee... betotannya luar biasa..

Dan benar saja, setelah ikan ini kalah dan berhasil landing ternyata ukurannya hampir sama dengan betisku.. jumbo bree untuk ukuran ikan betutu, kalo ditimbang sekitar satu kiloan..

Masih dengan umpan yang sama, sayapun strike ikan ini yang kedua, ketiga dan yang ketujuh :D, puas rasanya mancing sore itu, setelah libur mancing beberapa minggu, hari itu saya diberi rejeki tujuh ekor ikan betutu dengan ukuran jumbo.


Akhirnya saya pulang dengan berbeban berat :D membawa tujuh ekor betutu dengan ukuran jumbo, selain karena susah mencari umpannya :D, mungkin ikan-ikan kecil tidak berani minggir ke spot yang saya tongkrongi  karena takut dengan betutu yang pada baris menunggu mangsa :D alhasil sayapun jadi susah mendapatkannya untuk umpan. Ingat masih ada hari esok, jadi ya saya sudahi mancing hari itu.

Lumayanlah bisa digoreng untuk teman laukdaun :D :D.. 

Mau tau seperti apa umpan jitu ikan Betutu dan sebesar apa yang saya dapatkan hari itu, simak videonya ya :).. terima kasih sudah mampir, salam kicau mancing!!

Cara Membuat Mangut Ikan Betutu

Mancing mulu kapan masaknya?? :D Sekali kali upload ah cara memasak ikan :D semoga bermanfaat :)Kali ini saya akan mencoba resep Mangut warisan ibu mertua :D Mangut adalah nama masakan khas Jawa Tengah dengan perpaduan rempah sebagai bumbu dan santan kelapa. Berikut saya bagikan cara sederhana membuat Mangut ikan Betutu atau Gabus bego, dijamin mantul dan enak..

Sbelum ke bagaimana cara membuatnya saya ceritakan sedikit bagaimana caranya mendapatkan ikan jenis ini.

Betutu atau ada yang menyebutnya ikan gabus malas adalah predator air tawar yang aktif di malam hari, menyukai ikan-ikan kecil sebagai mangsanya.

kalau yang belum terbiasa melihat ikan ini pasti heran, karena bentuknya jelek :D, tapi jika merasakan dagingnya pasti ketagihan, apalagi kalu ikan betutu dimasak dengan cara dimangut.

Seperti yang saya sampaikan di awal, Mangut adalah nama masakan khas Jawa Tengah dengan perpaduan rempah sebagai bumbu dan santan kelapa.

Bagai mana cara membuatnya?

Setelah ikan dicuci bersih dan dibersihkan dari sisik dan kotoran, baluri dengan bumbu yang sudah dihaluskan, bumbu halus ikan betutu goreng yakni, bawang putih, kunyit, jahe, ketumbar dan garam. diamkan untuk beberapa saat agar bumbu meresap.

Setelah itu, goreng ikan pada minyak panas sampai matang, tingkat kematangan sesuai selera, yang penting tidak terlalu gosong :D. Jangan dibalik jika belum benar2 matang, karena ikan Betutu jika digoreng dagingnya gampang banget rusak, mungkin karena terlalu lembut atau kandungan albuminnya.

Sambil menunggu semua ikan matang digoreng, bisa siapkan bumbu mangutnya. Untuk bumbu mangut yakni Haluskan bawang putih, Bawang Merah, Kunyit, Jahe, Kemiri, dan garam secukupnya.

Tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi dengan sedikit minyak, setelah harum masukan Lengkuas, Sereh yang sudah digeprek, daun salam dan gula merah secukupnya, aduk rata untuk kemudian tuang santan, tambahkan penyedap rasa secukupnya.

Setelah santan matang, masukan ikan betutu ke dalam kuah tersebut sampai semua bagian ikan terendam kuah santan, tunggu 5 - 10 menit, lalu sajikan selagi hangat. Bisa ditambahkan cabai merah utuh sesuai selera.


Mau lihat seperti apa gabus bego dan cara membuatnya sebagai mangut, berikut video sederhananya

Saya melakukan ini agar tidak merasa bosan ketika di rumah saja

Efek dari pandemi covid 19, sekarang banyak hal yang harus dan terpaksa dilakukan atau dikerjakan di rumah,  baik itu bekerja maupun belajar bagi para peserta didik. Di rumah saja, walaupun itu di rumah sendiri, jika tidak memiliki banyak kegiatan atau kesibukan, pasti lama-lama juga akan membosankan.

Saya sedang tidak mengeluh atau tidak bersyukur dengan kondisi saat ini, hanya sekedar sharing dan berbagi cerita ketika di rumah saja.

Seperti yang kita ketahui bersama, banyak dari kita yang mengabdikan dirinya menjadi para pejuang kesehatan, di rumah saja adalah sesuatu yang sangat mereka rindukan.

Pernah satu kali saya mendapat kiriman foto di grup WA, disitu terlihat para tenaga medis masih menggunakan pakaian pengamanannya sedang beristirahat disebuah lorong rumah sakit, ada yang duduk bersandar di dinding dan ada pula yang berbaring di lantai, sedih dan terharu rasanya ketika melihat foto-foto mereka, yang pasti lelah 'berperang' melawan virus covid 19 yang tak kunjung sudah ini ☹️.

Tuhan.. bantulah kami, kuatkanlah kami.. enyahkanlah segera wabah ini, agar kami bisa beraktifitas seperti sediakala, terlebih berkatilah para dokter, perawat maupun para relawan medis, kuatkanlah mereka untuk terus bersemangat dalam berjuang. Juga untuk saudara saudari kami yang terpapar virus ini, semoga melalui perantaraan obat dan tangan kasih para tenaga medis, segera beroleh kesembuhan. Kami juga berdoa untuk saudara-saudari kami yang dalam kondisi sulit saat ini tetap bekerja di jalanan maupun tempat-tempat umum, demi tercukupinya kebutuhan hidup sehari-hari, semoga Engkau sendiri yang membimbing dan melindungi mereka, serta memberikan rejeki yang berlimpah bagi mereka. Amin.

Seperti yang saya sampaikan di atas, saya sedang tidak mengeluh atau tidak bersyukur dengan kondisi saat ini, hanya sekedar berbagi cerita saja :).

Apa yang membuat kita merasa bosan ketika di rumah saja? Sudah pasti karena tidak ada kegiatan yang mengasyikan. Dalam situasi saat ini, Hobby kita adalah satu-satunya yang menjadikan kamu tetap asyik di rumah saja.

Apa hobbymu? Lalu bagaimana cara melakukannya ketika di rumah saja?

Saya memiliki hobi memelihara burung dan juga mancing, sudah bisa dipastikan apa yang saya lakukan pasti dilakukan juga oleh mereka yang memiliki hobi yang sama denganku.

Rutinitas pagi, seperti biasa saya keluarkan burungku 😁 membersihkan dan mencuci alas kotoran, mengganti air minumnya, memberikan ef dan menjemurnya. Beberapa saat untuk kemudian menikmati alunan indah kicauan mereka sambil ikut berjemur 😁.

Setelah si kecil bangun biasanya kami olahraga sebentar, main bola atau hanya sekedar jalan santai depan rumah sambil menikmati sinar matahari pagi. Mandi, Mengerjakan tugas PJJ, WFH and then main game atau nonton YouTube, sosmedtan, makan, main petak umpet, main mobilan, bobo siang, sepedaan, mandi , doa sore, nonton tv, tidur 😊😁, begitu hampir setiap hari 🙄.

Disela rutinitas harian tersebut, saya juga kadang mencari kesibukan lain dengan bercocok tanam dalam pot, menanam cabai, tomat atau tanaman hias. 

Lalu bagaimana caranya ketika hasrat ingin mancing timbul? Mungkin saya termasuk yang sangat beruntung, saya tinggal di komplek, tapi kebetulan tidak jauh dari komplek rumah saya ada sungai cukup besar,  tidak perlu melewati keramaian orang, dan tidak memerlukan jarak tempuh yang lama, karena hanya cukup lompat pagar komplek, jalan sebentar melewati kebun pisang, sawah dan kebun ilalang sampailah saya di spot mancing yang cukup syahdu 😁 aman dari Corona.

Disitulah saya kadang menyempatkan waktu sebentar untuk hanya sekedar menyalurkan hobi mancing, hasil tangkapan ikan bukan menjadi tujuan, yang penting bisa tarik joran, cukup sebagai pengobat rindu :)

Jika ingin mancing tapi cuaca atau kondisi tidak memungkinkan, saya kadang cuma bongkar alat pancing, membersihkan reel atau joran, dan ternyata bisa mengobati rasa ingin mancing :)

Saya cuma berbagi cerita lho ya.. tidak menyarankan untuk kalian yang memiliki hobi yang sama denganku, untuk melakukan itu, jika kalian ingin mancing, untuk kondisi saat ini, pertimbangkan juga jarak yang harus ditempuh, lewat mana atau melewati apa, jika memang benar benar kepingin mancing, tetap jaga  keamanan diri kalian dari wabah saat ini, jangan sampai pulang mancing malah kena atau bawa virus, kan ga seru..

Lalu bagaimana dengan hobi yang lain?

Untuk yang hobi nge mall atau shopping, jelas tidak memungkinkan untuk kondisi saat ini, konyol rasanya jika tetap harus melakukan ini, walaupun menggunakan keamanan diri, tapi sepertinya memiliki resiko terkena atau 'menggendong' virus ini ke rumah.

Agak konyol sih, tapi sepertinya seru jika kalian melakukan ini 😁 kamu bisa ajak saudara atau ibu, untuk main jual jualan 😁 salah satu dari kalian jadi pramuniaga, jika tidak ada yg mau, terpaksa kamu jadi penjual dan pembeli 😁 baju bajumu di gantungin, terus kamu pura-pura memilih dan membeli baju 🤭😁

Untuk yang hobi nonton film di bioskop, selain bisa nonton lewat gadget, bisa juga mengubah kamar menjadi bioskop, jika ada bisa pakai lcd sorotin ke tembok atau bisa juga pakai laptop , jika film sudah mulai, semua lampu dimatikan 😁

Untuk yang hobi fitnes, jika tidak memiliki peralatan fitnes di rumah, kalian bisa bikin sendiri, kita bisa membuat barbel dari botol atau kaleng bekas yang di isi semen cor. Kamu pasti sudah tau bagaimana bentuknya 😁 untuk gerakan fitnes seperti tarik beban yang ada kerekan itu, bisa buat dari tali yang kuat, dikasih beban, disangkutin ke pohon atau apa yang kuat 😁

Dan lain lain sesuai selera masing masing 😁

Ngomong memang mudah 😁 melakukan itu yang kadang susah, yang penting untuk kondisi saat ini, kita harus bijak ketika hendak melakukan aktifitas di luar rumah. Pertimbangkan keselamatan kita, keluarga dan orang sekitar dari virus Corona.

Semoga virus Corona segera punah, agar kita semua bisa beraktifitas normal kembali. Amin.

Cintaku Bersemi di Balik Jeruji Kandang #part 10

Ketika Sogon membuka matanya, ia justru melihat Kacer mulai sadarkan diri, berusaha bangun dan menyandarkan tubuhnya ke rimbunan daun yang t...